Minggu, 27 April 2014

G. Merbabu 3.142 MDPL Via Selo

Kali ini Penggaleh Adventure melakukan perjalanan di Gunung Merbabu kali ke dua. Untuk jalur pendakian kita memilih jalur Selo dengan pemandangan yang begitu indah dan mempesona bagi para pendaki. Meskipun lebih jauh daripada jalur pendakian dari Wekas. Kecamatan Selo ini termasuk dalam kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo. - See more at: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html#sthash.rGC2V61x.dpuf

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html
Muhammad Chamdun
Rencana awal kita melakukan pendakian tgl 19 April 2014, pukul 15:30 sudah berangkat. Ternyata pada saat itu dikasih rejeki berupa diguyur air hujan yang sangat lebat dari siang sampai sore. Dan kami hampir mengurungkan dan menundanya karena cuaca yg tidak begitu bersahabat. Tetapi saat itu entah kenapa niat saya begitu kuat untuk kesana meskipun ada teman yg menyarankan untuk menundanya. Tidak lama kemudian akhirnya hujan mulai reda seiktar pukul 17:30 WIB. Dengan kebulatan tekat dan semangat untuk melakukan pendakian akhirnya teman-teman juga tidak jadi menundanya. Dan akhirnya kita langsung berangkat saat itu juga meskipun ditemani hujan rintik-rintik yang seakan menemani dalam perjalanan. Ditengah perjalananan ketika mendengar adzan maghrib telah memanggil kita urungkan untukberistirahat sejenak dan menjalankan shalat maghrib, kebetulan waktu itu dekat dengan POM Bensin yang ada musholanya.

Kemudian selesai shalat kita melanjutkan perjalanan sekalian mengambil tenda dan HT di daerah Muntilan. Karena salah satu teman kita ada yang menunggu disana. Ketika semuanya beres dan clear maka perjalanan dilanjutkan. Cuaca dingin serta jalan yang licin membuat kita ekstra hati - hati dalam mengendarai sepeda motor. Sampailah kita ke tempat basecamp awal pendakian Selo sekitar pukul 21:00 WIB, sekitar 2 jam perjalanan yang ditempuh. Kemdian langsung mulai pendaftaran terlebih dahulu dan peserta kita waktu itu ada 7 orang. Setelah semua selesai mengurus administrasi dan perlengkapan yang akan dibawa, kita memutuskan untuk langsung mulai pendakian. Dikarenakan waktu yg sudah malam maka kita tidak terlalu lama untuk bersistirahat. Akhirnya kita membentuk lingkaran kecil untuk berdoa "smoga kita selalu diberikan keselamatan dan sampai puncak untuk melihat anugerah terindah ciptaanNya". Selanjutnya mulai dari sini kita melangkah untuk menikmati perjalananan. Dan inilah jalur yang akan kita lewati untuk mencapai puncak di Gunung Merbabu.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVQLDa0y-Q1YR5CfmuIgbiRAmBBTuGl2CE5MTptTLF_NOub12X5e1M2VNJGyzlpswYUw52WAbA-JnAybVZbQuuxWh8gLcZ830PM3jWDKeREstbGpwyM7ROH_v-2z3AnUJTi8rUVcIcSwqX/s1600/IMG_1437.jpg


Dibutuhkan waktu sekitar 7 -8 jam untuk sampai ke puncak,karena kita mulai mendaki sudah malam maka jalanpun kita agak dipercepat dan tidak banyak untuk beristirahat. 
Jalan yang begitu gelap serta hujan gerimis yg selalu menemani langkah demi langkah membuat suasana semakin mengasyikkan. Setelah melewati Pos 1 - Pos 3 tibalah kita sampai di Sabana I tempat dimana kita untuk ngecamp atau bermalam disini. Dari perjalanan awal sampai ke Sabana I dibutuhkan waktu sekitar 5 jam itupun kita berhenti seperlunya untuk menunggu teman dan sekedar minum saja. Disitu team penggaleh langsung mencari tempat yg nyaman untuk mendirikan tenda, kebetulan waktu itu juga banyak para pendaki. Setelah selesai semua kita membuat api unggun untuk menghangatkan badan serta kopi hangat yg tidak pernah ketinggalan tentunya. Berapa jam kemudian kita lanjutkan untuk beristirahat karena paginya kita harus melanjutkan perjalanan menuju puncak. 

Keesokan harinya terdengar suara orang berteriak teriak dari luar dan kelihatan kilatan yang begitu jelas dari dalam tenda. Akhirnya saya keluar dengan penasaran apakah ini sunrise tetapi masih masih sangat pagi sekali manamungkin  sunrise keluar pukul 04:00 WIB (dm batinku berkata he..he..he..). Akhirnya saya memaksakan keluar dengan udara yang sangat dingin sekali....,,dan ternyata mata saya melihat ke satu titik dengan penuh keherananan seperti mimpi di depan terlihat G. Merapai yg menyemburkan letupan dari kawah di dalamnya terlihat sangat jelas letupan2 magma dan semburan yg membawa material. Suasan langit jadi gelap saat itu, dan akhirnya ku bangunkan teman-temanku dan melihat fenomena alam yg terjadi pagi itu. Semua kaget dan tidak menyangka bahwa akan ada fenomena tersebut. Kebetulan kita membawa HT waktu itu bisa memantau berita dri BMKG dan kabarnya itu merupakan hal yg wajar aktifnya G.Merapi. Akhirnya kita merasa senang setelah letupan dari Merapi tersebut tidak berlangsung hanya lama sekitar 2,5 jam dan setelah itu langit tampak cerah diwarnai G. Merapi yg begitu gagah dan indah. 

terlihat letupan dari G. Merapi

Langit tampak lekas membiru di warnai dari asap G. Merapi

ciptaanNya begitu indah


Akhirnya kita mendapatkan bonus begitu indah fenomena alam yang sangat langka ini dan disertai sunrise terlihat dari Sabana I G. Merbabu.



begitu indah alam ini


sebuah persahabatan,cinta serta alam melengkapi semuanya











B



Indahnya alam ini membuat kita terus melanjutkan langkah untuk sampai ke puncak yaitu puncak syarief dan klenteng songo. Dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan, karena kita akan masih melewati Sabana 2 dan Sabana 3 yang begitu luasnya.


















Menikmati disetiap perjalananan menuju puncak sangat mengasikkan dan penuh dengan keindahan meskipun semua itu butuh dengan pengorbanan. Meskipun letih,capek semua akan terbayarkan disini semua pemandangan alam ini telah memberikan energi serta rasa syukur kita dalam setiap perjalanan. 
Karena disini kita berada di atas bumi , dekat dengan langit serta dengan Sang Pencipta. Dan sampailah kita pada puncaknya G. Merbabu.



istirahat sejenak memulihkan tenaga












Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo. - See more at: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html#sthash.Y1eJWRCj.dpuf

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html
Muhammad Chamdun
Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo. - See more at: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html#sthash.Y1eJWRCj.dpuf

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html
Muhammad Chamdun
Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo. - See more at: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html#sthash.Y1eJWRCj.dpuf

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html
Muhammad Chamdun
Kecamatan Selo masuk wilayah Kabupaten boyolali, Jawa Tengah. Selo berada di tengah-tengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Pendaki yang hendak menapaki puncak Gunung Merapi lebih suka mengambil jalur dari Selo ini. Sedangkan Pendaki Gunung Merbabu lebih suka mendaki dari Kopeng dan turun di Selo. - See more at: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html#sthash.Y1eJWRCj.dpuf

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-merbabu.html
Muhammad Chamdun