Kali ini Team PENGGALEH melakukan Perjalanan di Gunung Sindoro. Ada tiga nama yang dikenal baik oleh masyarakat yaitu Sindoro, Sundoro atau Sendoro. Gunung Sindoro ini terletak tepatnya di perbatasan Kabupaten Temanggung sebelah barat dan sebelah timur kota Wonosobo dengan ketinggian 3.136 mdpl. Disini anda juga dapat melihat Gunung Sumbing yang letaknya tidak terlalu jauh dengan Gunung Sindoro. Diantara kedua Gunung tersebut dipisahkan oleh pelana Kledung yang melintasi jalan raya yang menghubungkan Wonosobo dengan Kota Magelang.
Gunungapi ini mudah
dicapai dari segala jurusan, dari sebelah timur dari Magelang, dari
sebelah barat dari Banjarnegara, dari arah utara dari Candiroto atau
Melayu, sedangkan dari arah selatan dari Purworejo. Untuk mendaki gunung
Sundoro terdapat dua jalur umum yang biasanya dipergunakan, yaitu;
lewat Desa Kledung dan lewat Desa Sigedang (Tambi). - See more at:
http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html#sthash.kHDbutlm.dpuf
Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html
Muhammad Chamdun JALUR PENDAKIAN
Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html
Muhammad Chamdun JALUR PENDAKIAN
Jalur Kledung
Jalur
ini Berada di Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Selain menjadi favorit karena keindahan di sepanjang medannya,
basecamp-nya sendiri bisa dicapai dengan mudah dari arah barat
(Purwokerto) maupun dari arah timur (Magelang) karena berada persis di
tepi jalan raya Magelang-Wonosobo.
Jalur Sigedang (Tambi)
Kalau jalur yang satu ini masuk dalam wilayah Kecamatan Kejajar,
Kabupaten Wonosobo dan dekat dengan objek wisata Dataran Tinggi Dieng.
Enaknya sih jalur ini dipilih sebagai jalur turunnya, sekalian mencicipi
keindahan Dieng Plateu. Namun, kabarnya jalur ini lebih sulit dilalui
karena berupa tanjakan terjal yang terus-menerus. Jalur ini juga
tergolong masih sepi karena kebanyakan pendaki lebih memilih jalur
Kledung yang akses transportasinya lebih mudah. Tapi untuk menambah
pengalaman boleh juga mencoba jalur ini.
Akhirnya kita mengambil jalur Kledung yang mudah aksesnya, sampai di Base Camp sekitar pukul 19.30. Langsung registrasi sebelum mulai pendakian. Disini semua alat yang di bawa dan jumlah personil dalam suatu kelompok harus melakukan pendataan terlebih dahulu.
Setelah semua selesai kita mulai jalan kaki disini sampai puncak. Meskipun diguyur hujan yang lebat tidak mematahkan semangat kami, dan semua tetap melanjutkan perjalanan.
Perjalanan sampai puncak sekitar 7-8 jam, bahkan bisa lebih tergantung para pendakinya. Kebetulan saat itu kita disuguhi air yang cuma-cuma yaitu hujan lebat beserta angin kencang menemani perjalanan. Tetapi karena kondisi yang tidak memungkinkan kita mencari tempat untuk berteduh, dan akhirnya kita menemukan tempat semacam gubuk karena disitu masih ada ladang sawah yang ditanami oleh para penduduk sekitar.
Yaaahh...lumayan, kita bisa numpang berteduh selama hujan terus mengguyur, disini kita makan-makan dan ngobrol-ngobrol sambil menunggu hujan reda.
| emmm....enaknya roti ini |
| mantapp mz bro..., |
Setelah istirahat sejenak sekitar satu jam, akhirnya hujanpun reda dan kita siap untuk melanjutkan perjalanan.
Disini membutuhkan ekstra hati-hati karena jalan yang dilewati selain terjal juga licin karena hujan yang begitu lebat. Gelapnya malam dan suara-suara binatang menemani langkah kita, menyuri jalan langkah demi langkah untuk sampai tujuan.
Tidak terasa perjalanan sekitar 1 jam kita sampai di POS I, kemudian kita melanjutkan perjalanan sekitar 3 jam barulah kita sampai POS II sekitar pukul 23:00 WIB. Disitu kita istirahat sejenak sambil membuka bekal dan makan rame-rame asyiikk...bener teringat waktu zaman kanak-kanak ada istilah pesta kebun hehehhe...disinilah kita merasakan kebersamaan yang sangat luar biasa dan selalu saling berbagi.
Sekitar satu jam kita mengisi amunisi di POS II ini...,langsung lanjut beranjak melanjutkan prjalanan menuju POS III. Disini mulai jalan yang begitu menanjak dan membutuhkan energi dan kewaspadaan. Jalan yang berliku - liku dan licin membuat kita berjalan dengan sedikit pelan dari biasanya dikarenakan air hujan yang membasahi seluruh hutan di Sindoro ini.
Tak lama kemudian sampailah kita di POS III, sekitar pukul 02:00 WIB. Dan disinilah kita mulai mendirikan base camp untuk beristirahat sebelum melanjutkan ke Puncak.
Inilah suasana di POS III meskipun dalam keadaan capek yg luar biasa tetapi tetap harus mendirikan tenda terlebih dahulu untuk merebahkan badan biar esoknya udah strong mz bro hehehe...
| nyoba tenda baru nih... |
| Masak buat temen2 tercinta... |
| wuaaaademmee....bikin maknyeessss |
| ahhhh...ku wes ngantuk ki mz, pengen lek klipuk neng tenda... |
| sabar yooo....,,ki meh dadi tendane |
| semua aman mz bro.... |
| damai sejahtera di dalam tenda... |
Setelah semua tenda terpasang mulai deh kita bikin kopi, n mie emmm rasanya emang maknyuss banget nikmatnya luar binasa ehhhh salah maksudnya biasa heheehee...,,
Disini semua berbagi dengan makanannya yang dibawa terasa erat banget sudah bukan sekedar teman biasa tetapi sudah menjadi keluarga besar kayaknya nih pokoknya luar biasa deh....
Ternyata sudah menjelang pagi karena sudah pukul 03:00 WIB. Dan kita memutuskan untuk beristrihat semua karena paginya kita masih melanjutkan perjalanan ke Puncak. Setelah berfoto ria di POS III, kita mulai lagi untuk menuju Puncak Gunung Sindoro masih membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Jalan yang kita lalui disini benar-benar diuji karena kebanyakan jalan menuju ke Puncak berupa tanjakkan dan jalan yang ditempuh sangat melelahkan. Tetapi semua itu akan sirna ketika kita berada di Puncak kita akan melihat keindahan alam yang sangat indah, dan kita bisa menyentuh sang awan. Jadi kita benar - benar berada di atas awan luar biasa KeAgungan CiptaanMu.
Dan terima kasih kita panjatkan kehadiratMu atas semua ciptaanMu Alam yang sangat menakjubkan ini.
Inilah perjalanan mulai menanjak ketika melewati POS IV dan sampai ke Puncak Gunung Sindoro
Video Perjalanan ke Gn. Sindoro
Demikian sepenggal kisah perjalanan kami, sampai jumpa di Ekspedisi berikutnya.
Gunungapi ini mudah
dicapai dari segala jurusan, dari sebelah timur dari Magelang, dari
sebelah barat dari Banjarnegara, dari arah utara dari Candiroto atau
Melayu, sedangkan dari arah selatan dari Purworejo. Untuk mendaki gunung
Sundoro terdapat dua jalur umum yang biasanya dipergunakan, yaitu;
lewat Desa Kledung dan lewat Desa Sigedang (Tambi). - See more at:
http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html#sthash.kHDbutlm.dpuf
Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html
Muhammad Chamdun
Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-sindoro.html
Muhammad Chamdun
































